Asas Dakwah dan Menghadapi Perselisihan (Bag. 7)

Seringkali dalam momen perselisihan itu didasari oleh perasaan ingin meninggikan diri sendiri dan merendahkan orang lain. Sehingga semua pendapat ingin diselisihi dalam rangka mengesankan diri berpengetahuan atau yang lainnya. Maka, kunci dari hal ini adalah menekankan ketawadukan. Ketawadukan adalah sikap menempatkan diri sesuai dengan posisinya atau sedikit lebih rendah. Sebagaimana yang dihimpun oleh Al-Jahizh rahimahullah, … [Read more…]

Bacaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir pada Zikir Setelah Salat

Zikir merupakan salah satu ibadah harian yang sering kita lakukan. Salah satu jenis zikir yang pasti kita rutinkan setiap harinya adalah zikir setelah salat. Di antara bacaan zikir yang dibaca pada zikir setelah salat adalah tasbih, tahmid, dan takbir. Akan tetapi, sudah tahukah kita apa yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang membaca … [Read more…]

Fikih Hibah (Bag. 5)

Hibah merupakan salah satu cara Islam mengajarkan kita untuk saling berbagi dan mempererat hubungan. Namun, dalam praktiknya tidak jarang muncul persoalan ketika pemberi hibah ingin menarik kembali pemberiannya dengan berbagai alasan, seperti kebutuhan mendesak karena rasa tidak adil dalam pemberian kepada anak-anak, atau karena adanya perubahan hubungan sosial. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, apakah Islam … [Read more…]

Fikih Utang Piutang (Bag. 8): Mengembalikan Utang atau Pinjaman

Dalam masalah utang piutang, tentunya setelah pihak pengutang meminjam, maka wajib bagi pengutang untuk mengembalikan utangnya. Pada pembahasan kali ini, akan diketahui tentang pengembalian utang dan tata cara pengembalian utang. Mengembalikan utang atau pinjaman [1] Tidak diwajibkan sejatinya bagi orang yang meminjam (muqtaridh) untuk mengembalikan barang pinjaman itu sendiri (secara fisik), karena barang yang dipinjam … [Read more…]

“Sebaik-Baik Perkara adalah yang Pertengahan”

Pertanyaan: Bagaimana kesahihan hadis ini: خير الأمور أوسطها ”Sebaik-baik perkara adalah yang pertengahan”? Jawaban: Segala puji bagi Allah, selawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan sahabatnya. Hadis yang diriwayatkan, خير الأمور أوسطها ”Sebaik-baik perkara adalah yang pertengahan”; adalah tidak sahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ini hanyalah perkataan para ahli hikmah, sebagaimana … [Read more…]

Menganalisis Strategi Empat Arah Misi Penyesatan Iblis

Jalan hidup manusia adalah jalan yang tidak pernah mulus, dalam banyak artian dan penafsiran. Terutama dalam jalan menuju Tuhannya, ada Iblis dan bala tentaranya yang selalu mengincar dari segala penjuru dan bersiap menyerang, menjauhkannya dari jalan lurus yang benar. Semuanya bermula dari kejadian pasca penolakan Iblis bersujud kepada Adam ‘alaihissalam yang menjadi titik tolak permusuhan … [Read more…]

Penjelasan Kitab Ta’jilun Nada (Bag. 23): Jama’ Muannats Salim

Pembahasan selanjutnya adalah Maa Jumi‘a bi Alifin wa Taa’in, yakni kata-kata yang di-jama’ dengan penambahan huruf alif dan taa’ di akhir. Bentuk ini sering disamakan dengan istilah Jama’ Muannats Salim. Namun, para ulama, termasuk Ibnu Hisyam rahimahullah, menjelaskan bahwa istilah Maa Jumi‘a bi Alifin wa Taa’in lebih tepat digunakan. Hal ini karena tidak semua kata … [Read more…]

Fikih Hibah (Bag. 3)

Empat rukun hibah Agar sebuah proses hibah dianggap sah dalam syariat kita, maka menurut jumhur ulama haruslah terdiri dari empat hal (rukun), yaitu: Pertama: Orang yang memberi (Al-Waahib); Kedua: Orang yang diberi (Al-Mauhuub Lahu); Ketiga: Benda yang diberikan (Al-Mauhuub); Keempat: Dan sighah (tanda serah terima). Adapun pemberi (Waahib), maka dia adalah pemilik barang ketika dalam … [Read more…]

Merasa Takut dan Khawatir terhadap Azab Neraka

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا ٱصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا إِنَّهَا سَآءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا “Dan orang-orang yang berkata, ‘Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.’” (QS. Al-Furqan: 65-66) Hamba-hamba Ar-Rahman (Allah … [Read more…]

Fikih Hibah (Bag. 2)

Konsep hibah dalam kehidupan sosial Islam Setelah mengetahui secara singkat pengertian hibah; baik dari segi bahasa ataupun syariat pada artikel sebelumnya, dapat kita simpulkan bahwa hibah (الهبة) berarti “memberikan sesuatu secara cuma-cuma dan sukarela, tanpa ada imbalan dan paksaan selama pihak pemberi masih hidup.” Hal ini sejalan dengan apa yang disebutkan oleh Ibnu Qudamah rahimahullah … [Read more…]