Asas Dakwah dan Menghadapi Perselisihan (Bag. 13)

Urusan dakwah adalah urusan yang besar sekali. Ini adalah perkara yang diemban amanahnya oleh orang-orang terbaik di setiap kurun, yakni para Nabi dan Rasul, kemudian para pewarisnya, yaitu para ulama yang mulia. Namun, bukan berarti kaum muslimin secara umum tidak mendapatkan jatah pahala yang besar ini. Akan tetapi, jelas porsinya akan sangat berbeda dengan porsinya … [Read more…]

Sejenak di Dunia, Selamanya di Akhirat

Pernahkah kita merenung sejenak, betapa cepatnya waktu berlalu? Usia yang dulu terasa panjang, kini seakan berlari meninggalkan kita. Rambut yang dulu hitam, kini mulai memutih. Badan yang dulu kuat, kini mudah letih. Semua ini sejatinya adalah peringatan lembut dari Allah, bahwa hidup di dunia hanyalah sebentar, persinggahan singkat menuju kampung akhirat yang kekal. Di antara … [Read more…]

Bersabar Saat Mendapat Nikmat, Bersyukur Saat Mendapat Musibah

Ada sebuah keajaiban yang hanya dimiliki seorang mukmin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkannya dalam sebuah hadis yang begitu indah, عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ  إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ “Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. … [Read more…]

Renungan Ketika Dizalimi (Bag. 2)

Keadaan dizalimi adalah potongan kehidupan yang teramat pahit dirasakan oleh setiap orang. Kondisi terzalimi bahkan dapat membuat orang futur dan menjauh dari manisnya iman. Padahal, orang yang terzalimi dapat meraup banyak keuntungan yang dapat melupakan kerugiannya di dunia. Namun, karena ketidaktahuan serta lemahnya jiwa, maka tak sedikit yang jatuh ke dalam jurang kekecewaan. Akhirnya dari … [Read more…]

Renungan Ketika Dizalimi (Bag. 1)

Allah ﷻ menggulirkan lembaran kehidupan manusia dengan segala manis pahitnya. Umumnya manusia mendapatkan banyak kenikmatan Allah ﷻ, bahkan sampai mustahil untuk menghitung nikmat-Nya di kehidupan kita. Akan tetapi, Allah ﷻ memang menakdirkan kehidupan manusia dengan kesusahan. Allah ﷻ berfirman, لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِى كَبَدٍ “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.” (QS. Al-Balad: … [Read more…]

Laki-Laki adalah Pemimpin dalam Rumah Tangga

Fatwa Syekh Abu Abdillah Musthafa bin Al-‘Adawi   Pertanyaan: Sebutkan dalil yang menunjukkan kepemimpinan (qawamah) laki-laki atas wanita, dan jelaskan pula apa makna qawamah? Jawaban: Dalil tentang masalah ini adalah firman Allah Ta’ala, الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاء بِمَا فَضَّلَ اللّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُواْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّهُ وَاللاَّتِي … [Read more…]

Saat Akal Harus Tunduk kepada Wahyu

Salah satu ciri utama orang bertakwa yang disebut dalam Al-Qur’an adalah mereka yang “beriman kepada yang gaib.”  Allah Ta’ala berfirman, ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ “(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.” (QS. Al-Baqarah: 3) Ayat ini merupakan fondasi akidah … [Read more…]

Segala Sesuatu Tergantung Tujuannya (Bag. 1)

Menjadi kaidah pembuka dalam pembahasan kaidah fikih yaitu salah satu kaidah di antara kaidah kubra, kaidah tersebut berbunyi: الأُمُوْرُ بِمَقَاصِدِهَا “Segala sesuatu tergantung pada tujuannya.” Kedudukan dan urgensi kaidah ini Kaidah ini merupakan kaidah yang sangat agung kedudukannya. Dalam kaidah ini, terkandung pondasi amalan-amalan hati, yang dengannya dapat diketahui sah atau tidaknya amalan-amalan yang dikerjakan. … [Read more…]

Bertobat Sebelum Terlambat

Setiap manusia pernah salah. Tidak ada satu pun yang benar-benar bersih dari dosa. Namun, perbedaan antara orang yang baik dan yang lalai terletak pada seberapa cepat ia kembali kepada Allah setelah jatuh dalam kesalahan. Dosa sekecil apa pun adalah noda yang menutupi cahaya hati. Ia membuat hati gelap, kaku, dan jauh dari rasa nikmat dalam … [Read more…]

Ketika Allah Memberi Kesempatan Kedua

Ada pepatah yang mengatakan, “Kesempatan tidak datang dua kali.” Namun dalam pandangan Islam, kita belajar bahwa Allah tidak menutup pintu bagi mereka yang ingin memperbaiki diri. Kesempatan kedua bukanlah tentang mengulang masa lalu, tetapi tentang membuka lembaran baru dengan belajar dari kesalahan-kesalahan yang telah berlalu. Rahmat Allah: Ruang untuk kesempatan kedua Dalam hidup, manusia tak … [Read more…]